Selasa, 03 Desember 2013

Psikologi Penting dalam Pendidikan



Dalam dunia pendidikan, memahami karakter peserta didik merupakan hal yang sangat penting, dan pemahaman akan peserta didik harus dilakukan oleh pendidik yaitu guru. Guru harus berbakat dalam hal ini. Seorang guru bisa memahami karakter anak didiknya dengan cara belajar tentang ilmu kejiwaan atau psikologi. Semua yang dibutuhkan oleh guru untuk memahami karakter anak didiknya ada di dalam psikologi. Untuk itu kita akan membahas seberapa penting psikologi di dalam pendidikan ?
Guru dalam menjalankan perannya sebagai pembimbing, pendidik dan pelatih bagi para peseta didiknya, tentunya dituntut memahami tentang berbagai aspek perilaku dirinya maupun perilaku orang-orang yang terkait dengan tugasnya, terutama perilaku peserta didik dengan segala aspeknya, sehingga dapat menjalankan tugas dan perannya secara efektif. Disinilah arti penting Psikologi Pendidikan bagi guru. Penguasaan guru tentang psikologi pendidikan merupakan salah satu kompetensi yang harus dikuasai guru.
Dengan memahami psikologi pendidikan, diharapkan :
  1. Guru dapat menentukan strategi atau metode pembelajaran yang tepat dan sesuai, dan mampu mengaitkannya dengan karakteristik dan keunikan individu, jenis belajar dan gaya belajar dan tingkat perkembangan yang sedang dialami siswanya.
  2. Dengan memahami psikologi pendidikan, tentunya diharapkan guru dapat memberikan bantuan psikologis secara tepat dan benar, melalui proses hubungan interpersonal yang penuh kehangatan dan keakraban.
  3. Memfasilitasi dan memotivasi belajar peserta didik. Memfasilitasi artinya berusaha untuk mengembangkan segenap potensi yang dimiliki siswa, seperti bakat, kecerdasan dan minat. Sedangkan memotifasi dapat diartikan berupaya memberikan dorongan kepada siswa untuk melakukan perbuatan tertentu, khususnya dalam belajar. Tanpa pemahaman psikologi pendidikan yag memadai, tampaknya guru akan mengalami kesulitan untuk mewujudkan dirinya sebagai fasilitator maupun motivator belajar siswanya.
Secara psokologis, anak didik memiliki keunikan dan perbedaan-perbedaan, baik perbedaan minat, bakat, maupun potensi yang dimilikinya sesuai dengan tahapan perkembangannya. Dengan alasan itulah, guru harus memperhatikan kondisi psikologis perkembangan dan belajar anak. Anak sejak dilahirkan sudah memperlihatkan keunikan–keunikan yang berbeda satu sama lainnya, seperti pernyataan dirinya dalam bentuk tangisan dan gerakan–gerakan tubuhnya. Hal ini menggambarkan bahwa sejak lahir anak telah memiliki potensi untuk berkembang. Di dalam psikologi perkembangan terdapat banyak pandangan ahli berkenaan dengan perkembangan individu pada tiap–tiap fase perkembangan. Perkembangan anak adalah perkembangan seluruh aspek kepribadiaan, tetapi tempo dan irama perkembangan masing-masing anak pada setiap aspek tidak selalu sama. Seorang anak mungkin lebih cepat perkembangannya pada tahap tertentu, tetapi lambat pada tahap lainnya, atau perkembangan aspek tertentu lebih cepat di bandingkan dengan aspek lainnya. Setiap anak merupakan pribadi tersendiri, memiliki perbedaan di samping persamaannya. Adanya perbedaan-perbedaan tersebut sering menimbulkan kebingungan bagi para guru.
Jadi seorang pendidik harus belajar mengenai ilmu kejiawaan atau psikologi. Dengan demikian, guru akan lebih mudah mendidik dan mengatur situasi pada saat proses belajar mengajar. Proses belajar mengajar yang berhasil akan memudahkan tercapainya tujuan pendidikan yang efektif dan efisien.

Daftar Pustaka
Drs.H.Baharudin, M.Pdi.2011.”Pentingnya Psikologi dalam Pendidikan”.Jakarta : Gramedia